From now on we Elev8

We're more than just a broker. We're an all-in-one trading ecosystem—everything you need to analyse, trade, and grow is in one place. Ready to elevate your trading?

WTI Naik di Atas $63,50 Setelah AS Menembak Jatuh Drone Iran

  • Harga WTI menguat mendekati $63,75 di sesi Asia hari Rabu.
  • Militer AS mengatakan telah menembak jatuh drone Iran yang 'mendekati secara agresif' kapal induk.
  • Persediaan minyak mentah AS turun paling banyak sejak Agustus 2023.

West Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $63,75 selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu. Harga WTI naik di tengah kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Para pedagang bersiap untuk rilis laporan persediaan minyak mentah dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada hari Rabu.

CNBC melaporkan pada hari Selasa bahwa militer AS menembak jatuh drone Iran yang "agresif" mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab. Peristiwa ini terjadi pada saat ketegangan di Timur Tengah sedang tinggi, dengan Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan serangan militer terhadap Iran.

Selain itu, Iran meminta agar pembicaraan dengan AS minggu ini dilakukan di Oman daripada di Turki dan agar ruang lingkupnya dibatasi hanya pada percakapan dua arah mengenai isu nuklir, yang memperumit upaya diplomatik yang sudah rumit. Setiap tanda peningkatan ketegangan antara AS dan Iran, produsen minyak mentah terbesar keempat OPEC, dapat mendorong harga WTI dalam waktu dekat.

Menurut laporan mingguan American Petroleum Institute (API), persediaan minyak mentah di AS untuk pekan yang berakhir 30 Januari turun sebesar 11,1 juta barel, dibandingkan dengan penurunan 250.000 barel pada pekan sebelumnya. Konsensus pasar memperkirakan adanya peningkatan sebesar 700.000 barel. Penurunan signifikan dalam persediaan minyak mentah dapat memberikan dukungan bagi harga WTI.

Di sisi lain, permintaan Dolar AS (USD) yang baru mungkin membatasi kenaikan harga komoditas yang berdenominasi USD. Presiden AS Donald Trump mencalonkan Gubernur Kevin Warsh untuk menjabat sebagai Ketua Federal Reserve (Fed) AS berikutnya. Para pedagang memperkirakan laju penurunan suku bunga yang lebih lambat di bawah kepemimpinannya dan fokus pada pengurangan neraca Fed.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.


 

 



RatingDog Services PMI Cina untuk Januari di Atas Prakiraan (51.8): Aktual (52.3)

RatingDog Services PMI Cina untuk Januari di Atas Prakiraan (51.8): Aktual (52.3)
Read more Previous

Yen Jepang merosot ke level terendah hampir dua minggu versus USD di tengah kekhawatiran fiskal dan politik

Yen Jepang (JPY) terus mengalami kinerja relatif yang kurang baik pada hari Rabu di tengah kekhawatiran terhadap kesehatan fiskal Jepang di bawah kebijakan pengeluaran ekspansionis Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Read more Next